Jumat, 28 Desember 2018

Ancuk Tenan to Rek

2018
Ya, sebuah tahun dimana aku menjadi lelaki bodoh. Memang, memang benar benar bodoh.
Saking bodohnya aku, aku memperjuangkan agar dimiliki tetapi yang seharusnya untuk waktu ini belum saatnya.

Aku bingung, kenapa aku bisa suka disaat bersamaan  dia suka dengan orang lain. Menurutku ini bukan kebetulan, aku menjalani ini sudah ke 3 kalinya. Dan, rasanya untuk lepas itu sulit sekali. Dulu aku pernah melepasnya dari diriku ini, tapi apa? Kembali dan kembali. Dia terus saja kembali di pikiran tanpa alasan yang jelas untuknya berada disini lagi.

Yang aku bingungkan lagi, disaat kamu masih dengannya, kenapa kamu bisa untuk menanggapi merespon semua yang aku beri. Aku butuh kepastian tanpa suatu kebohongan.
Jujur, memang aku sudah salah. Sudah menyukai wanita yang seharusnya bukan hak ku.
Ah, sudahlah. Aku semakin hancur jika terus terusan memikirkan hal bodoh seperti ini.

0 komentar:

Posting Komentar